Mono Green,
Exploring The Deck#1
By Valentinus David
Akhir-akhir ini metagame magic diwarnai oleh deck-deck multicolor, contohnya adalah RG Grull Beats, BW Orzhov Control, Ghazi-Glare, Fungus Fires, Maga, Greater Good, Eminent Domain, Boros Deck Wins, dll. Jarang sekali terlihat deck-deck mono color yang dulu sempat menjadi trend-senter, contohnya white winnie, ponza, mono black, dll.
Setelah melakukan beberapa testing dan masukan dari teman-teman, saya menemukan satu deck mono color yang cukup dapat bersaing dengan deck-deck multi-color. Deck yang saya maksud ini adalah Mono Green Beats, dan deck listnya adalah sebagai berikut :
Main deck :
4 Llanowar Elves
3 Wood Elves
4 Giant Solifude
4 Silhana, The Ledge Walker
4 Umezawa’s Jitte
2 Giant Growth
2 Arashi, Sky Asunder
2 Dryad Sophisticated
3 Creeping Mold
3 Kodama of the North Tree
3 Moldervine’s Cloak
3 Blancwood Armor
1 Genju of the Cedar
Land :
22 Forest
Sideboard :
3 Iwamori of The Open Fist
3 Leyline of lifeforce
4 Naturalize
2 Might of Oaks
2 Shinen of life’s roar


Ide dasar deck ini adalah serangan dengan creature-creature yang sulit diantisipasi, contohnya adalah Silhana, The Ledge Walker. Creature ini memang kecil namun jika sudah ditempel dengan Moldervine’s Cloak atau enchanment lainnya akan menjadi ancaman yang sulit dilenyapkan karena can’t be target by apponent spell. Begitu juga halnya dengan Kodama of ther North Tree maupun Giant Solifude. Sedangkan Llanowar Elves dan Wood Elves bertugas sebagai mana acceleration. Creeping Mold dan Arashi bertindak sebagai utility untuk melenyapkan ancaman dari musuh.
Sedangkan untuk sideboard, yang paling sering digunakan adalah Iwamori, of The Open Fist, Shinen of life’s roar dan Naturalize. Iwamori dan Shinen sangat tangguh untuk dipakai melawan deck-deck aggro atau sejenisnya, contohnya adalah White Winnie dan RG Grull. Sedangkan Naturalize banyak digunakan untuk melawan deck control, contohnya WildFire dan Fungus Fire. Leyline disiapkan di sideboard untuk melawan deck-deck biru yang banyak mengandalkan counter dan keberadaan Might of Oaks adalah sebagai serangan yang unpredictable.
Salah satu hal lagi yang menarik adalah karena deck ini harganya murah, bandingkan dengan deck-deck multicolor yang banyak menggunakan shock-land dan pain-land, deck ini hanya bermodalkan basic land. Harga-harga rare lainnya pun masih terjangkau.
Match Analysis :
* Vs RG Grull
Selama uji coba, deck ini memperlihatkan grafik yang cukup baik jika berhadapan dengan Grull. Sebelum sideboard diperkirakan 55%-45% untuk Mono Green. Setelah sideboard, diperkirakan akan 60%-40% untuk Mono Green. Hal ini dipertegas dengan +3 Iwamori, +2 Shinen, +2 Naturalize, -3 Creeping Mold, -2 Dryad Sophisticated, -2 Arashi. Dengan komposisi ini, sulit sekali Grull untuk menembusnya terlebih jika Iwamori telah turun ke play maka sering Grull tidak memiliki answer untuk ini.
* Vs Fungus Fire
Deck ini mengalami kesulitan jika melawan Fungus Fire, Keberadaan mass removal Wrath of God sering membuat deck ini habis bensin. Belum lagi ditambah dengan kehadiran Lightning Helix dan Faith Feathers yang membuat life Fungus melimpah. Sebelum sideboard Fungus unggul 60%-40%. Sedangkan setelah memasukan +4 Naturalize, -2 Arashi, -2 Giant Growth, Fungus masih unggul sebesar 55%-45%.
* Vs Orzhov Control
Kemungkinan menang melawan Orzhov Control cukup terbuka, sebesar 55%-45% untuk mono green. Hal ini dikarenakan Orzhov control sulit menghandle creature-creature mono green yang sulit ditarget dan kadang untuk menghandle Silhana, The Ledgewalker saja diperlukan Wrath of God. Setelah sideboard, Mono green masih unggul 55%-45% dengan memasukan sideboard +4 Naturalize, -4 Umezawa’s Jitte.
* Vs Orzhov Aggro
Melawan deck ini, keadaan cukup berimbang 50%-50%. Kadang yang menentukan dalam game ini adalah Umezawa’s Jitte. Keberadaan Castigate dan Desendant of Kiyomari sering kali merepotkan mono green. Setelah sideboard, +3 Iwamori, +2 Shinen, -3 Creeping Mold, -2 Dryad Sophisticated, Peluang menang Mono green meningkat menjadi 55%-45% dan lagi-lagi hero saat menghadapi deck agrro adalah Iwamori.
* Vs Eminent Domain
Pertarungan ini cukup berimbang, tergantung dari hand masing-masing player, 50%-50% adalah hasil yang adil. Jika Eminent berhasil meng-cast WildFire, maka deck Eminent kemungkinan menang tapi jika terlambat atau Silhana, The Ledgewalker telah on, maka keadaan berbalik. Setelah sideboard pun peluang kedua deck tetap sama 50%-50%, +4 Naturalize, -4 Umezawa’s Jitte.
* Vs Maga
Melawan deck Maga, mono green akan menemui kesulitan. Sebelum sideboard Maga’s deck akan unggul 60%-40%. Setelah sideboard +4 Naturalize, +3 Iwamori, -4 Umezawa’s Jitte, -2 Arashi, -1 Kodama of the North Tree, Maga masih unggul 60%-40%.
* Vs The Rock
Dalam pertarungan ini, Mono Green lebih diunggulkan 55%-45%. Alasannya The Rock tidak memiliki mass removal dan removal targeted yang dimilikinya sulit membunuh creature-creature mono green yang can’t be target spell or ability by apponent. Setelah sideboard -3 Creeping Mold, +2 Shinen,-2 Dryad Sophisticated,+3 Naturalize, kemungkinan menang 50%-50%. Stinkweed Imp yang kadang berada di sideboard menyulitkan deck mono green untuk berkembang.
* Vs The Others
Karena terhambat oleh kendala waktu dan variasi deck yang banyak, maka tidak semua deck dapat saya analisis.
Akhir kata, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kartumagic.com yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menulis article ini.