The Basic of the Turn Structure Part I:
Game Interface & Priority
By : Marko, Willy dan Yoel
Preliminary overview :
Dalam permainan MTG selalu dikenal “turn”; hanya saja masih banyak pemain yang kurang memahami apa saja yang ada dalam sebuah “turn” tersebut secara sistematis dan kronologis. Hal ini sering mengakibatkan kesalahan dalam bermain. Untuk itu di sini akan diberikan paparan secara mendetail yang akan dibagi dalam beberapa bagian artikel ini.
Sebuah giliran (“turn”) dalam MTG selalu terdiri dari 5 fase yang berurutan sbb :
A. Beginning phase
B. Pre-combat Main phase
C. Combat phase
D. Post-combat Main phase
E. End of turn phase
Yang mana dalam setiap fase akan dibagi kembali menjadi beberapa step yang juga secara berurutan.
Untuk dapat lebih memahami aturan permainan sebelum lebih dalam mengenai apa saja yg terjadi dalam tiap step dan phase, kita akan terlebih dahulu membahas hal umum yang harus diketahui terlebih dahulu yaitu :
# Zone
# Stacking & Priority
#Zone
Apa itu Zone? Zone adalah suatu wilayah/area di mana dalam MTG adalah tempat di mana suatu objek/permanen/effek berada atau berpindah.
Umumnya ada 6 zone dalam MTG yaitu :
- Library
- Hand
- Graveyard
- In –Play
- Remove from Game
- Stack
Di mana masing-masing player mengontrol hand, library dan graveyard zone, sedangkan zone yang lain dipakai bersama-sama.
Suatu objek dikatakan di luar permainan bilamana objek tersebut tidak berada dalam satupun Zone di atas. Juga perlu diingat bila suatu objek berpindah dari satu zone ke zone yang lain objek tersebut akan dianggap sebagai baru sama sekali yang tidak terkait dengan zone sebelumnya. Untuk lebih jelasnya kita akan masuk ke dalam tiap Zone.
Library
- Pada saat permainan dimulai, Deck tiap pemain itulah yang menjadi library.
- Library harus selalu dalam keadaan face-down (muka kartu dibalik) dan urutan dari library tidak boleh diubah selama permainan
- Pemain tidak boleh melihat baik library sendiri ataupun musuhnya tapi boleh menghitung library baik punya sendiri ataupun musuh setiap saat.
Hand
- Hand adalah zone di mana pemain memegang kartu yang belum di pergunakan (played)
- Pemain bisa memiliki berapa pun jumlah kartu selama permainan asal, pada saat akhir dari gilirannya pemain tersebut tidak boleh memiliki lebih dari 7 buah kartu di hand, kelebihan tersebut akan dibuang ke graveyard sampai mencapai tujuh.
- Pemain dilarang untuk melihat hand musuhnya kapan pun, tetapi dia boleh untuk menghitung jumlah kartu di hand musuhnya tersebut kapan saja.
Graveyard
- Graveyard adalah tempat di mana objek yang di-counter, di-destroy, di-sacrifice, di-discard dari hand berada. Termasuk semua intant dan sorcery spell yang sudah resolve.
- Setiap objek masuk ke graveyard akan menempati posisi teratas dari urutan graveyard (terakhir masuk berarti ada di urutan teratas). Graveyard selalu kosong di awal permainan.
- Kartu di graveyard selalu dalam keadaan face-up (muka kartu terlihat), setiap pemain bisa melihat apa saja isi graveyardnya tetapi dilarang merubah urutan dari kartu di graveyard kapan pun.
- Bila ada kejadian di mana lebih dari satu objek akan masuk ke graveyard dalam waktu bersamaan, maka yang punya objeck tersebut boleh mengature urutan masuknya ke graveyard
In-Play
- Mayoritas dari permainan akan selalu berada di In-Play zone, di sinilah tempat sebagian besark objek akan berada dan beraksi seperti Creature, Enchantment, Land (permanent) dari semua pemain. Harus diingat setiap tipe permanent hanya eksis di in-play zone di luar dari pada itu akan dianggap kartu (creature card, land card, etc)
- Setiap objek yang masuk ke In-play zone dianggap sebagai objek baru sama sekali.
- Setiap spell atau ability akan selalu merujuk kepada kondisi di In-play zone kecuali secara spesifik disebutkan pemain mana atau zone mana
Remove from the game
- Di sinilah letaknya kartu-kartu yang terkena efek “remove from the game” berada juga bilamana ada kartu masih menggunakan kata “set aside” itu juga berarti remove from the game, walaupun keadaan si kartu utk di zone remove from game mungkin hanya temporer saja.
- Objek selain kartu tidak dapat dikembalikan ke zona semula dengan cara apa pun; contoh : token
- Kartu yang ada dalam zona ini berada dalam keadaan terbuka (face-up) dan semua player bisa melihat kartu apa saja itu. Kecuali bila jelas dikatakan dalam efek seperti “ Remove from game face-down” maka tidak ada player yang bisa melihat kartu tsb, sampai ada instruksi yang memperbolehkan atau efek yang mengijinkan.
- Kartu dalam zona ini yang akan kembali (efek temporer dari remove from game) Contoh : efek Astral Slide, Otherworldy Journey, harus dipisahkan tersendiri dalam urutan untuk mengetahui dan memudahkan mengingat kartu mana yang akan kembali lebih dulu
Stack
- Di zona inilah segala aktivitas permainan juga berada, di sini pulalah segala taktik dipergunakan. Stack adalah zona tempat pemain memainkan kartu di tangan mereka menjadi “spell” atau biasa disebut “playing spell”
- Pada saat anda “play spell” secara fisik kartu tersebut akan berpindah dari zone sebelumnya (hand, graveyard, remove from game, etc) ke stack zone, dan akan tetap berada di sana sampai spell tsb “resolve”, “Countered” atau “fizzle ” (akan ada artikel tersendiri untuk membahas bagaimana “play spell” yang benar)
- Stack zone akan mengingat urutan object /spell yang ditaruh di dalamnya, setiap objek baru yang masuk ke stack akan selalu berada di urutas teratas dari objek sebelumnya.
- Setiap “spell” yang ada di stack memiliki semua karakteristik dari kartu tersebut, sedangkan ability yang ada di stack memiliki karakteristik dari permanent yang menghasilkan ability tersebut, tanpa membawa permanent tersebut secara fisik ke dalam stack
Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan di bawah ini mengenai Stacking dan Priority.
Stack dan Priority merupakan hal yang sangat erat dalam Magic. Berikut kami akan mencoba memberikan gambaran umum mengenai Stack dan Priority.
Definisi Stack
Stack merupakan suatu tempat dimana spell atau ability menunggu untuk resolve. Setiap kali kita memainkan suatu spell ataupun memainkan ability, spell atau ability tersebut akan langsung menuju Stack terlebih dahulu, untuk kemudian menunggu giliran untuk resolve.
Hal yang perlu diperhatiikan mengenai Stack:
Di awal Assigned Damage Step dalam Combat Phase, Combat Damage juga akan menuju Stack terlebih dahulu sebagai satu objek di Stack sebelum resolve.
Mana Abilities tidak menggunakan Stack, jadi Mana Abilities akan langsung resolve seketika setelah ability tersebut dimainkan. Contoh: ability Orochi Sustainer yang mampu memberikan satu Green mana merupakan Mana Ability, jadi ability Orochi Sustainer tersebut akan langsung resolve seketika setelah ability tersebut dimainkan tanpa harus melalui Stack.
Stack menganut sistem LIFO (Last-In First-Out), artinya spell atau ability yang resolve pertama kali adalah spell atau ability yang terletak di paling atas.
Contoh:
Di Precombat Main Phase, Player A memainkan Kodama's Might dengan target Sakura-Tribe Elder, lalu player B respon dengan memainkan Glacial Ray dengan target Sakura-Tribe Elder juga, kemudian player A me-respon lagi dengan mengaktifkan ability Kabuto Moth dengan target Sakura-Tribe Elder pula. Bagaimana urutan spell atau ability di Stack dan bagaimana urutan spell atau ability tersebut resolve?
Urutan spell di stack adalah:
1. Spell Kodama's Might target Sakura-Tribe Elder
2. Spell Glacial Ray target Sakura-Tribe Elder
3. Ability Kabuto Moth target Sakura-Tribe Elder
Urutan spell resolve adalah:
1. Pertama, Ability Kabuto Moth resolve dan memberikan Sakura-Tribe Elder efek penambahan power/toughness sebesar +1/+2.
2. Spell Glacial Ray resolve dan men-damage Sakura-Tribe Elder sebesar 2 damage.
3. Terakhir, spell Kodama's Might resolve dan memberikan Sakura-Tribe Elder efek penambahan power/toughness sebesar +2/+2.
Kapan spell atau ability di Stack resolve?
Spell atau ability di Stack akan resolve jika kedua player saling memberikan Priority secara berturut-turut tanpa memainkan spell atau ability lainnya.
Definisi Priority
Priority dapat dianalogikan sebagai satu tongkat sihir maya dimana tiap player hanya dapat memainkan spell atau ability jika player tersebut sedang memegang tongkat sihir ini. Dalam permainan Magic, tongkat sihir pertama kali selalu dipegang oleh Active Player, yaitu player yang turn-nya sedang berlangsung.
Kapan player mendapatkan Priority?
Sebagai Active Player, player tersebut secara otomatis mendapatkan Priority sejak dari awal turn. Untuk kemudian diberikan kepada Passive Player, kemudian kembali lagi ke Active Player dan seterusnya sepanjang turn tersebut.
Dalam keadaan Stack terisi spell atau ability, jika kedua player saling memberikan Priority secara berturut-turut tanpa memainkan spell atau ability lainnya, maka spell atau ability yang terletak ditumpukan paling atas dari Stack akan resolve dan Active Player akan mendapatkan Priority kembali setelahnya. Begitu seterusnya sampai Stack menjadi kosong.
Dalam keadaan Stack kosong, jika kedua player saling memberikan Priority secara berturut-turut tanpa memainkan spell atau ability lainnya, maka permainan akan berlanjut ke Game Step atau Game Phase selanjutnya dan Active Player akan mendapatkan Priority kembali. Begitu seterusnya sampai turn berakhir.
Setelah mengenal Priority, kami akan mencoba menjelaskan contoh kasus di atas kembali ( Teks berwarna biru menunjukkan pergerakan Priority sebelum dan sesudah spell atau ability resolve ).
Contoh:
Di Precombat Main Phase (Priority ada di player A) , player A memainkan Kodama's Might dengan target Sakura-Tribe Elder (kemudian player A memberikan Priority ke player B) , lalu player B respon dengan memainkan Glacial Ray dengan target Sakura-Tribe Elder juga (kemudian player B memberikan Priority kembali ke player A) , kemudian player A me-respon lagi dengan mengaktifkan ability Kabuto Moth dengan target Sakura-Tribe Elder pula. Bagaimana urutan spell atau ability di Stack dan bagaimana urutan spell atau ability tersebut resolve?
Urutan spell di stack adalah:
1. Spell Kodama's Might target Sakura-Tribe Elder
2. Spell Glacial Ray target Sakura-Tribe Elder
3. Ability Kabuto Moth target Sakura-Tribe Elder
Urutan spell resolve adalah:
1. Pertama (player A memberikan Priority ke player B setelah memainkan ability Kabuto Moth, lalu player B memberikan Priority kembali ke player A tanpa memainkan spell atau ability lainnya) , Ability Kabuto Moth resolve dan memberikan Sakura-Tribe Elder efek penambahan power/toughness sebesar +1/+2 (setelah ability resolve player A akan mendapatkan kembali Priority karena dia adalah Active Player untuk turn tersebut) .
2. (Player A memberikan Priority ke player B, lalu player B memberikan Priority kembali ke player A tanpa memainkan spell atau ability lainnya) Spell Glacial Ray resolve dan men-damage Sakura-Tribe Elder sebesar 2 damage (setelah ability resolve player A akan mendapatkan kembali Priority karena dia adalah Active Player untuk turn tersebut) .
3. (Player A memberikan Priority ke player B, lalu player B memberikan Priority kembali ke player A tanpa memainkan spell atau ability lainnya) Terakhir, spell Kodama's Might resolve dan memberikan Sakura-Tribe Elder efek penambahan power/toughness sebesar +2/+2 (setelah ability resolve player A akan mendapatkan kembali Priority karena dia adalah Active Player untuk turn tersebut) .
Setelah Stack kosong, Player A tidak melakukan apa-apa dan memberikan Priority ke player B. Player B juga tidak melakukan apa-apa dan memberikan kembali Priority ke player A. Maka permainan akan berlanjut ke phase selanjutnya, yaitu Combat Phase.
Demikian penjelasan kami mengenai Stack dan Priority. Sekiranya ada hal-hal yang perlu ditanyakan silahkan di-post di forum.
Diskusikan Artikel ini disini
Sumber:
- Magic comprehensive rules per 1 February 2005