JSS, July 2nd , 2005 , CHK Block
Tanggal 2 July kemaren, gue ikut JSS (yang belakangan gw diprotes sama marlon dan the gank, hohoho), I dunno, but lately this event becomes interesting even more. Hehehe, terus sekarang gw mau kasih preview dikit soal match yang kemarin. Hm… so, here you go.
Yang gw pake buat JSS kemaren adalah deck green-white, The end of innocence.
First match, gw pairing dengan rat master,. Dari kata rat aja, kita bisa langsung nebak, creature-creature “lucu” macam cutthroat, graverobber, Ink eyes, dan Gnawer. match ini gw cuman bisa pasrah di gerogotin sama tikus-tikus yang fearsome. Ternyata bener aja, turn ke 2, tukang potong leher keluar, trus langsung gebok-gebokan sama lantern kami, but mengingat betapa bahayanya tukang jagal itu, gw pikir die ga boleh lama-lama di board, so setelah di gebok, gw langsung balas budi (reciprocate) hohoho. Setelah cutthroat dihilangkan dari galaxy, terjadi stuck beberapa lama, sampe akhirnya keluar citcit “asyik berat beng-beng” (okiba gank bang shinobi), disusul dengan bosnya keluar, Ink Eyes. Ink eyes sudah bertemu lawan yang sangat tangguh, Hand of Honor. Sama-sama keras kepala dan sama-sama tidak mau mati. (yang satu regen and the others pro black), but setelah Ink eyes ditotok dengan pithing needle tikus itu ga bakal berani nyerang selama beberapa turn sampai…suatu saat, di mana tikus segala tikus bakal di summon.ternyata benar, Marrow Gnawer keluar dari tengah rawa-rawa Takenuma dan langsung meneriakan warcry, bikin semua tikus jadi scary. (kondisi board imbang, creature sama banyak)Semua tikus langsung jadi fearsome. Mengingat semua tikusnya fearsome, all attack launched. Pusink? Sama gw juga, but masih ada the last spell, “perjalanan ke dunia lain”. Gw cast itu spell, dan seketika itu juga, Marrow Gnawer being forced to go faaaaaarrrrrrr away. Melihat Gnawer tiba2 hilang dari base camp, tiba2 tikus-tikus menjadi tidak seram lagi, tapi menjadi sangat lucu-lucu dengan mata bersinar-sinar polos. Tapi mereka sudah tidak bisa mundur, medan perang sudah tertempa atas nama mereka, dan biarpun mati adalah pilihan yang tersedia, mereka tetep maju. Scene heroikpun tergambar ketika para samurai mengayunkan jitte dan para rubah membangun protective aura shield membantai habis tikus-tikus (yang sudah tidak seram lagi), menyisakan medan perang penuh bangkai. Ketika sudah larut, gnawer kembali ke Takenuma swamp dari perjalanannya, semakin kuat dan perkasa (+1/+1 counter), yang is dapati hanya seluruh pasukannya tertumpuk di graveyard.
” Why did you left us alone ?”said a rat before his soul soar to Kakuriyo (the spirit world)
Second match. Ini adalah match antara sesama pecinta forest. Untuk putaran pertama, gw harus mengakui kalo creature yang namanya kodama of the north tree adalah creature yang hebat. Sama sekali tidak menerima balas budi (reciprotae), tidak menerima tiket perjalanan ke dunia seberang (gratiz… tiz….) tidak menerima kiriman -1/-1 nya jitte, dan tidak menerima sumbangan tanpa seizin RT dan RW (Lho?Singkatnya can't be target of spell and ability). Dalam 3 sampa 4 turn sesudah kodama keluar, gw harus concede sehabis digigit berkali-kali sama kodama (hiks!). Second round. Untuk beberapa turn awal, gw cuman bisa cast creature-creature weenie, macam lantern kami, honor, eight and half tail, hana kami, dsb. Fortunately, creature ini bisa nge-gibeng constant. Dan di round ke 3, opponent cast long forgotten gohei. Next turn, long forgotten gohei lagi, dan the next turn, long forgotten casted again (gimme a break J , All Spirit get +3/+3 man!) Only…creaturenya mana yah? Hehehe, ternyata mungkin hand opponent lagi jelek, yah lantern kami dengan minjem jittenya si umezawa (gw bingung megang jittenya gimana) gebok terus sampe…sampe kapan ya? Hehehe. This set is triumphed by weenie.
Fourth match. Ini match terakhir, opponent adalah snake master, isinya juga pasti bisa kalian kira-kira, ular-ular nakal macam si Pai Su Chen, eh Sachi, Sosuke, dan Seshiro bertaburan di mana-mana. Dan overall, dari deck snake ini, cuman si Pai Su Cen itu duank yang gw takutin, soalnya wanita nakal itu bisa bikin semua snake die jadi mana source yang bikin gw bakal pusink-pusink.but yeah, let the story begin. Intinya cuman satu, kill or getiing killed as soon as possible. Sebagai appetizer, gw cast lantern kami, dan opponent cast orochi leafcaller, lalu gw summon sakura, sang sesepuh. Lalu sesepuh mengorbankan dirinya memunculkan satu forest. Dengan komando dari sosuke, opponent memanggil 2 token snake yang nakal dan lucu, pertarungan mulai sengit ketika abang sosuke melakukan inspeksi dan warcry ke lapangan. Tokennya berubah dari uler karet ke rattle snake, makin gahar. Sosuke itu cuman stay di base duank, jadi gw ga punya kesempatan buat balas budi. Yang kerja anak buah, hehehe. Sesaat, sepertinya sulit, puluhan snake bersanding melawan beberapa warior, cleric, dan spirit who stand firmly on the Jukai Forest . But there always a will, just like Yosei defended Eiganjo from O-Kagachi, now Yosei appears once again in Araba to defend me from the endless swarm of orochi tribe ” darah yang menempel di Umezawa Jitte dijadikan sumber untuk memperpanjang life point, sebelum akhirnya jitte dimusnahkan opponent dengan wear away. “ Our life is under border, someone has to do it “kalau harus menunggu sampai big boss snake keluar, gw bakal lebih kerepotan maka Yosei tidak boleh terus diam di base, The Dragon of Morning star has to jump into battlefield. Dengan berkat dari Okina, kuil Sesepuh, Yosei menyerang ditemani dengan spirit lentera, menerobos lewat langit araba menuju jukai forest, terbang tinggi melewati gerombolan snakes yang mempersiapkan serangan balik, dan langsung menimbulkan kekacauan yang luar biasa. Snake master tidak tinggal diam, seshiro di cast. Dengan gagah dia meneriakan warcry di Jukai forest, warcry menjadikan para token evolve dari rattle menjadi King Cobra. Serangan dilancarkan, kali ini Sosuke turun dari tahtanya dan ikut maju dalam medan perang. Hanya tersisa 2 samurai dan 1 elder fox untuk menjaga Araba. Sementara ada 3 token dan satu sosuke menyerang. samurai sangat rapuh terhadap racun snake. Tapi serangan ini harus ditahan, 2 samurai bekerja sama untuk membunuh pangeran suku ular itu dan mengakhiri WarCry Sosuke, membiarkan token ditangani oleh the almighty fox. Di batas akhir, Sebelum sosuke menancapkan gigitannya pada samurai-samurai itu, tiba-tiba muncul yomiji dengan tangan yang terbuka,menyemburkan nafas berkatnya (blessed breath) atas samurai dan berkata “ you are not afraid of him, right? ”(Protection Green) seketika itu juga Sosuke terpental dan Samurai menancapkan no-dachi mereka dan memenggal Sosuke, mengirimkannya kembali ke Kakuriyo . Serangan selanjutnya dari Yosei, dan Lanturn Geist mengakhiri pertarungan sengit ini. Eiganjo stand proudly at the edge of Araba, watching the snake suffering after the war
Third match. Lho,Kenapa ini gw pasang paling terakhir? Bcoz This one is the real match. Gw ga bisa nyanyi2 lagi, opponent megang deck yang nyeremin, lebih serem daripada tikus, spirit, atau uler. Red black control. Deck ini bahkan sudah ngebeat deck demon ogre suicide. Chalenging eh? Spellnya semua untuk kontrol, dah bisa dibilang destroyer abiz. Di first round, lantern kami keluar. Konon, siapapun yang melihat cahaya lantern kami tanpa baca-baca doa, baka tertimpa sial. Lalu disusul dengan sakura, sang sesepuh, dan di susul dengan rubah elit, eight and half. Opponent masih menumpuk gunung, mungkin bermaksud untuk memunculkan Ryusei, Sang Naga Bintang Jatuh. Entahlah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari salah satu gunung, lalu seperti bazoka, glacial ray menyongsong dari tengah-tengah sokenzan melewati istana Shinka, dan menembus eiganjo, tempat di mana Eight and half tail menyulam tirai protectornya yang belum selesai (cuman punya 2 mana J ).Sang Rubah menyadarinya bahaya mengancamnya, sebuah perintah dikeluarkan. “ Aktifkan Eiganjo Castle !”, Saat itu juga semua jendela dan pintu tertutup dari Eiganjo castle, glacial ray yang tepat berada di depan sang rubah hilang terhisap dinding Eiganjo (Legendary land could be soooo deceiving ).serangan balik direncanakan. Sebuah enchantment dikeluarkan, Nature's Will. Keadaan semakin tegang. Lantern kami melayang menyusur Sokenzan dan menorehkan luka bakar di sana . Bukan itu saja, Nature's will membuat semua gunung menjadi tidak aktif, magmanya membeku dan tidak dapat menghasilkan Mana, di lain pihak, plain bersinar keemasan dan forest kembali siap untuk menghasilkan Mana segar. Dari towabara plain, angin dan debu berkumpul menderu-deru membentuk sesosok wajah yang menyeringai di balik debu-debu. Hokori the dust drinker. Semua land, baik forest, mountain, dan plain terhisap ke dalamnya, hanya satu yang disisakan setiap lantern kami membakar sonkenzan, semua plain dan forest dimuntahkan hokori, tapi semua mountain langsung masuk ke dalam tubuh hokori, opponent memberi perlawanan dengan meng-cast glacia ray untuk membunuh hokori. Satu plain tersisa, dari plain itu, yomiji muncul dan kembali memberikan nafasnya pada Hokori,
” You suppose to stand here until end of century, nobody, event me can banish you and I will never let your presence vanish ”.
Kembali glacial ray itu hilang dalam tiupan Yomiji (pro Red). Pertandinganpun berakhir. Lantern Kami tetap bersinar terang di atas Araba, rubah melanjutkan tugasnya, melanjutkan tirai protector, baik untuk Nature's will, Hokori, atau bahkan untuk dirinya sendiri. Dan gw…ngantuk.
Itu preview JSS gw kemaren, kok dramatis sekali? Gw juga bingung, hehehe ,but ini pesan dari sponsor, the funky shopkeeper. Anyway yang kemaren pairing sama gw itu baru gw kenal semua, dan yang bikin gw rada kaget, mereka semua bareng dari cibubur, WOW, That is The spirit, bro!!!, hehehe.
Kesan-kesan? Ini JSS gw yg ke 2, dan gw blom tau banyak, but yang pasti the more the merrier right? so, buat semuanya, termasuk temen-temen kampus gw, you are more than wellcome to Join JSS and FNM. Biar lebih seru lagi, kita bikin biar JSS sampe luber keluar CnG, dan CnG terpaksa mesti expansi hehehe.
Wish? Yah yang tadi, biar makin banyak peserta JSS, dan satu lagi, kok ga ada peserta wanitanya ya? Denger-denger banyak wanita yang main magic juga kan ? So, lets play together J .
Written by : renzokukendo
Harrier Christian
Diskusikan Artikel ini di sini !!!!