JSS, July 18 , 2005 , CHK Block
Yeah, feeling so good, Tanggal 18 Juli kemaren diadain lagi JSS, this is the seventh JSS di CnG. Yeah, you know what, buat kemaren yang ga ikutin JSS ini sayang banget, soalnya seperti yang gw bilang, this event become more interesting, apalagi buat kalian yang seninnya sekolah, atau masuk kampus (seperti gw, hiks) JSS kemaren adalah cara paing OK buat menutup liburan.
Oh ya, ada satu hal yang beda dari JSS kemaren, pesertanya bukan lagi laki-laki semuanya, tapi ada perawan di sarang penyamun, hahaha. Iya, penyamun itu, eh maksud gw perawan itu adalah peserta JSS wanita yg pertama (should I give her an awards?), Vina Xaphier Christian.
Acara di mulai rada telat menunggu pemain pada ngumpul. Dan juga ada beberapa kesalahan yang mungkin diakibatkan gara-gara miss-information (which you will know later) But yah… let me jump into the story right away…
Chapter 1.
First pairing gw namanya Marco, pemain baru yang menggunakan deck… apa yah, ga tau theme decknya apa juga, but very intersting, sebuah susunan deck yang sangat menarik.
Hanya ada satu plain yang bisa dipakai untuk mengcast satu spell. A Sensei divining top is spun to begin the war between Kamigawa and the netherworld. Sebuah gangsing yang dipakai untuk mencari jawaban, mengubah masa depan, kunci untuk bertahan dalam segala ketidakpastian. “ I spun the top the top and the answer is given right into my eyes ” sebuah vision nampak, pilihan diberikan, antara sebuah perlindungan(blessed breath), sebuah mana source, atau sebuah spirit. The spirit is Chosen, setelah di summon dari Kakuriyo, the spirit bermanifestasi dalam wujud lentera, terbang dan menyinari di atas langit Towabara.
Di balik forest , sebuah ular merayap di balik pepohonan, prepare the most poisonous fang for every singel foe. Tunggu dulu!merayap? Bukankah semua ular di Kamigawa berjalan dengan dua kaki dan berperang dengan dua pasang tangan? He is not belongs to this world, dia adalah Tangel Asp. This is not the Kamigawa War, but this is The War of The World. But this doesn't pull under me. As long as you have faith, nothing can frighten you. Setelah lantern kami, tidak ada jawaban yang muncul dari sensei divining top, The Eiganjo castle is chosen. Dari dalam Eiganjo castle, sebuah sosok keluar dari gerbang istana. Langkahnya sangat tenang, umur tidak pernah memakan habis kemampuannya, entah ratusan, atau ribuan tahun ia lewati menjaga Eiganjo, tangan kanannya menggenggam bo dengan sembilan cincin. Eight and half tail on the board. Lantern Kami melejit-lejitkan api-apinya, menimbulkan kerusakan, not a critical pain, but irresistable. A flying striker is a beautifull warcraft.
Sebuah spell di chant ke tubuh Tangle Asp. Lure, enchant ini membuat semua makhluk yang melihat Tangel Asp akan langsung mengejarnya, dan ketika lengah, akan segera dibunuh dengan poisonous bite. Dalam keadaan normal, eight dan half tail tidak akan memlih bertaung melawan tangel asp, but the enchantment work well, seketika itu juga ia mengejar tangel asp, gigitan tangel asp melumpuhkan the fox, but sebelum the fox gugur, ia mengumpulkan semua manna di udara menghempaskannya ke Tangle Asp. Mereka gugur di dalam medan .
Tidak berhenti di situ saja, sesudah tangel asp, munculah sebuah Beast yang luar biasa gahar, coperhoof Vorrac. Motto hidupnya satu,” If there is no room to grow, make some” . Beast ini akan bertambah besar untuk setiap tempat yang tidak ia pijak. Semua manna source harus dipakai, dan semua permanent harus dipakai (tapped) untuk mengontrol hewan buas ini, but who care, divining top memberikan pilihan lain, sebuah ruangan sempit, sebuah penjara khayalan yang mengurung jiwa-jiwa yang hendak maju ke medan perang. Ghostly prison casted. Enchantment ini tidak menghentikan vorrac, justru membuat vorrac makin buas. This thing draw all the mana it has, and break the prison. Penjara itu hancur, dan dia kembali menuju medan perang. Menimbulkan kerusakan yang jauh luar biasa daripada percikan lantern kami. Lalu apa gunanya ghostly prison di cast? Tentu ada maksudnya. Dengan meminum mana dari semua plain, sebuah spirit kembali bermanifestasi, wujud maya yang menghisap semua manna yang ada, Hokori the dust drinker. This is the point. Selanjutnya, ghostly prison kembali menghimpit Vorrac, dan kali ini Vorrac tidak mampu mendraw manna untuk lepas dari prison, bcoz Hokori already draw all the manna from everywhere. So, Good Game buddy, a pair of Lantern kami become the striker for the whole game.
Chapter 2.
Lawan kali ini adalah Newbie yang lucu, Marchall hohohoho dengan menggunakan deck Tora Sudiro. Slumbering Tora adalah sebuah batu yang pernah menjadi alas tidur Azusa , the Lost but seeking, the most powerfull monk after Dosan, The Falling leaf. Batu itu menyerap sebagian jiwa azusa untuk bermanifestasi menjadi spirit di dunia nyata. Sebelum manifestasi selesai, azusa terbangun dan menarik kembali semua auranya, lalu pergi mencari hotel yang murah.
Slumbering Tora menjadi spirit yang tidak sempurna, memilik bentuk, tapi tidak memiliki jiwa. Untuk itu dia perlu menyerap jiwa spirit untuk menjadikannya hidup. This thing is my opponent for this round.dan yang diserap bukanlah spirit-spirit biasa, but it absorb the spirit of the greatest Oni, Demon of Hidetsugu, and the lord of Ink-Eyes. Seketika itu juga Tora menjadi seram luar biasa, spirit berwujud utuh dengan kekuatan Kuro, bukan itu saja, Kuro juga dipanggil kembali dengan memanfaatkan rasa dendam dari Goryo(spirit dari orang yang meninggal tanpa mendapatkan penguburan yang layak) ke dua creature itu dapat menimbulkan kerusakan luar biasa parah. Kura masih bisa ditangani dengan Hand of Honor, horse riding samurai whose roar can cease away all evil. Tapi bagaimana dengan Tora? Walaupun dia menyerap spirit, Tora bukanlah Spirit, hanya seonggok batu dengan kekuatan spirit, but still it is an artifact. I cast a spell that summon the spirit of forest, this spirit entangled the slumbering Tora, and wear it…away
Chapter 3
Pairing with Aldo, using green black control.
My sensei divining top is halted by pitching needle, so I can't get my vision. I fight blindly, facing all monstrous spirit like Kodama, Kokusho, and Kagemaro.
For all white weenie player must agree that Kagemare is hell annoying creature. It stroke me like crazy, sampe keluar keringat maennya. Keadaan board stabble, there are lantern kami, and eight and half tail (which can't do anything after the Kagemaro manifested) yang bisa gw lakukan cuman all attack.
Kagemaro tidak menyukai serangan kali ini, dengan wajah sinis, die menatap ke arah langit, lantern kami bersiap-siap membakar habis takenuma swamp. Begitu juga dengan hand of honour. Dengan menghisap dark mana dari swamp, kagemaro drew all the mind, hatred, and revenge from all over kamigawa, absorb it and create dimensional distortion. From this distortion, he pour himself and create the Plasma Storm.Badai ini menghantam semua creature baik yang ada di Takenuma swamp , Jukai forest maupun yang Towabara plain, bahkan Kodama Spirit dari Pohon Utara-pun tenggelam dalam badai kegelapan ini. If a tough one like Kodama sink into the storm, what can you expect from the weenies? The Fox? The Lantern? Or the Honor? All of them vanishing in the storm. No fox's protection and the roar of the samurai won't do any good here.
The Serotonin storm is calming, It only crash living things, and left the rest unharmed. Sepintas terlihat board harusnya kosong, tersapu Plasma storm, but look at that! Lengkingan kuda Hand of Honor terdengar, sambil berdiri tegap menggenggam Jitte, meskipun banyak bagian yang retak dan mulai meredup, lantern kami tetap terbang di langit. tunggu, belum selesai, ke mana sang rubah? rubah menghilang, namun jasadnya tidak tersisa.
Inilah yang terjadi dalam plasma storm. Hand of Honor memasukan Umezawa soul dari jitte miliknya dan menyatukannya dengan jiwa Honor, hingga Jiwanya bisa bertajan melewati Plama Storm. Then what happened to the others. By that time, I build the portal of nowhere for the fox to go the otherworld. in the chaos. The Kodama of the south tree approach the Lantern Kami in a disrupting image. Give the lantern his almighty might. All of the troops can stand against the storm.the war ended by the time the Fox came from the journey, it became, the nine tail fox. It lead the troops to final assault.so… be it hahahaha.
Chapter 4.
The end of the innocence, is beaten in this match (which is reconsider to restructure this deck). Can't tell much since this is ogre battle, as we know, all of the creature here is striker, either my rival, hand of cruelty, ogre marauder, or yukora. I must admit, this is a quite confusing deck. So it deserved the first place, which make me wonder, why Mono black suicide can't have place on Grand Prix.
When the Yukora Oni is sent to otherworld it takes all but his faithfull ogre follower to the grave, but when it came, it only bring itself. How vicious this demon is.
Yeah, itu sekilas JSS kemarin, banyak pemain baru memang, dan kemarin juga sempet ngomongin panjang lebar soal peraturan, khusunya buat match gw yang pertama. Mungkin masih baru yah, gw juga rada kaget waktu mesti lawan deck type 2, yang namanya udah kesohor hahahaha. Anyway, I just want to mention one thing about our new female magician, hehehe, its kinda fun to have a new enviroment into magic the gathering right. well I kind of gratefull to have a 13 th years old girl into JSS (which she bragged about it for days infront of our parent. Hiks) yeah, just remember, the more the merrier.
The End of Innocence, deck list
White spell
3 otherwordly Journey
3 Blessed breath
2 reciprocate
2 ghostly prison
white creature
4 hand of honour
4 lantern kami
2 eight and half tail
3 Hokory dust drinker
1 Yosei,
green spell
3 Natures will
2 wear away
green creature
4 sakura tribe elder
2 hana kami
artifact
3 jitte
2 sensei divining top
11 plain
1 eiganjo
7 forest
1 okina
sideboard:
2 kodama might
2 pithing needle
2 kami of ancient law
2 pure intention
1 otherwordly
2 splinter
3 samurai of pale curtain
cara mainnya simple, seperti white weenie hanya saja, turn 3 kalau lancar bisa ngelock musuh, dan anda… bisa leha-leha karena hokori hanya men-lock land lawan anda.
Turn 1 lantern
Turn 2 STE (sacrifice cari land)
Turn 3 Natures will (attack, untap your land)
Turn 3 Hokori
Turn 4 Locked out
Gw pernah dicomment sama orang ga jelas lantaran gw make natures will, ada yang bilang itu enchanment ga ada guna bla bla bla, but yeah, you can see now.
Ghostly prison, ini buat handle kalo-kalo gw maennya terlalu lama, dan creature babon kayak kodama udah keluar dan langsung agro. Kalo die kena lock, creature otomatis ga bisa attack gara-gara ghostly prison.
Pale curtain kalo misalnya ada yg maen spirit craft
STE, land equalizer
Kodama might, just for hideous laughter and kagemaro
Otherwordly, serbaguna, bisa juga buat ngelepas lock hokori atas land yang gw control
Lantern kami. Hardly blocked striker
Reciprocate, buat lawan naga yg bertebaran di mana-mana.
Pure intention, fight against black myojin, I use it just to fight my sister Loh ya, ini juga bisa bikin shortfang flipnya taon jebot hahahahaha.
Deck masih butuh di recon, mkn ada yang mau kasih saran, gladly wellcome.
Hahahaha, have a nice play !!!!
Originally written by : renzokukendo- the time stop

Harrier Christian
Diskusikan Artikel ini di sini !!!!