GPT Kuala Lumpur - 26 Mar 2006

By Bern

Salam untuk para pembaca setia kartumagic.com, kali ini Bern akan membawa kalian untuk tournament report GPT Kuala Lumpuer kemarin.

GPT kali ini dihadiri 18 orang, jumlah yang tidak terlalu besar, namun tidak mendinginkan antusiasme para pesertanya kali ini.

Sealed 5 Rounds

Saya mendapatkan Sealed Card Pool yang lumayan baik, dengan 2 savage twister, 2 Galvanic Arc, hunted dragon, pyromatic dan 1 moldervine cloak sebagai highlightnya, sehingga saya memutuskan untuk bermain konsisten 2 warna RG. Namun dengan mengandalkan kartu-kartu ini, saya kurang memperhatikan creature quality yang berakibat buruk di 2 round pertama saya.

Round 1 vs Joey

Game 1 dimulai dengan viashino fangtail dari Joey, saya meng-cast Hunted Dragon yang menberikan Joey 3 Token 2/2 first strike (dengan rencana savage twister turn berikutnya). Namun Joey mendapatkan mana source ke 6 untuk disembowel hunted dragon saya, akibatnya turn itu saya sempat di gebuk 9 damage, sebelum saya savage twister turn berikutnya. Sisa game berlangsung alot dan saya memenangkan game 1 dengan 2 life sisa.

Game 2 dimulai dengan fangtaill kembali dari Joey, tapi kali ini saya tidak mempunyai savage twister, dan parahnya, semua creature di tangan saya mempunyai toughness 1. Satu-satunya jawaban adalah pyromatic dengan menunggu 6 mana yang ternyata terlambat memberi jawaban.

Game 3 Saya keep 2 mountain 5 spell hand dengan savage twister dan moldervine cloack, namun tidak menemukan forest sampai akhir game.

A bad Start for the day (0-1)

Round 2 vs Ngenges

Game 1 Ngenges tahu dengan deck saya yang mengandalkan savage twister, dengan 1 golgari rotwurm dia tidak mencast creature lagi. Akibatnya saya terpaksa savage twister untuk mengembalikan board position, namun golgari rotwurm kedua membuat game over.

Game 2, Saya keep 2 Spell 5 Land hand. Namun untuk 9 turn berikutnya ini lah draw saya. Land, Land, Savage Twister (lumayan), Land, Land, Land, Land, Land, Land, Land. Nothing to say more, akhir game saya menunjukan ke Ngenges tangan saya yang dengan 4 land yang tidak bisa di drop walau setiap turn saya tidak pernah miss land drop.

A VERY bad start for the day (0-2)

Round 3 vs Uthe

Game 1 dan 2 saya kurang ingat detailnya, hanya savage twister yang menolong posisi saya yang terjepit dan recollect untuk savage twister memenangkan game.

Mendaki dinding yang terjal (1-2)

Round 4 vs Christian

Game 1 Chiristian mengalami screw on 6 lands (suprise), dan creature saya yang walau lambat bisa membuat cukup waktu untuk memenangkan game 1.

Game 2 Chirstian bisa menstabilkan board dan pada saat dia men drop Ghost council of Ozhova saya tahu sangat sulit untuk memenangkan game ini. Namun saya bisa memasukan damage sampai tinggal 6 life dan dengan topdeck Hunted Dragon saya memasukan 6 damage terakhir.

Menaiki jalan setapak menuju puncak bukit (2-2)

Round 5 vs Gendruw Brother (Dendy kalau enggak salah)

Game 1 Dendy with a very good start. Saya berhasil menstabilkan board dengan posisi 3 life, namun dengan scorced rulsaka in play, dia hanya menunggu 2 creature berikutnya. 2 Turn berikutnya dia mendapatkan sparkmage apprentice untuk mendapatkan 3 damage terakhir.

Game 2 Saya start dengan turn 1 goblin recuit dan turn 3 moldervine cloack, dengan dibalas Giant solifude dan centaur safeguard dari Dendy. Dengan savage twister untuk 1 damage saya mendapatkan game ini.

Game 3 Dendy stuck di 2 land. Sisanya tidak perlu dijelaskan.

Keluar dari Lubang Jarum (3-2)

Dengan berharap Tiebreaker yang baik saya meunggu standing top 8, pada akhir swiss saya berada di posisi 7. (wow, unexpected result)

savagedragon

 

Top 8 kali ini adalah Bush, Joey, Nuriz, Ricky, Arie, Arief, Bern dan Taufik.

Dengan ini draft Rav-Rav-Gp saya dimulai dengan sebagai berikut (not in particular order, berdasarkan ingatan saja)

Pack 1, Hammerfist Giant - Veteran Armorer - Flight or fancy- - Statis Cell - Selesna Evangel - Sell sword brute - peel for reality - Cleansing beam - Fiery conclusion

(Saat ini mungkin Boros - Izzet Combination atau Boros - Gruul - Selesna combination masih saya pikirkan kemungkinannya)

Pack 2, Char - Sandsower - Drift of phantasm - peel for reality - Devouring light - Viashino slasher - Coal hauler swine - Centaur safeguard - Boros signet - Boros garrison

(Saya memutuskan untuk drop hijaunya (evangel) di pack ini dan fokus ke Boros-Izzet combination dengan dapatnya drift of phantasm dan peel for reality ke 2)

Pack 3, Steamcord Wierd - Steamcord Wierd - Living Inferno - Electrolyze - Izzet Signet - Repeal - Goblin Flectomancer - Pethahydrox - Izzet Boilerworks - Skyrider Trainee -Izzet Boilerworks - Skyrider Trainee - Leap of Flame - Withstand

(a good pack for Izzet)

Dengan ini deck ini sebagai berikut.

1 Repeal
1 Living Inferno
1 Hammerfist Giant
1 Char
1 Drift of Phantaslm
1 Flight or Fancy
1 Sell-Sword Brute
1 Sandsower
1 Veteran Armorer
1 Electrolyze
1 Devouring Light
1 Goblin Flectomancer
1 Cleansing Beam
1 Statis Cell
1 Viashino Slasher
1 Coalhauler Swine
1 Centaur Safeguard
1 Pethahydrox
1 izzet signet
1 boros signet

2 Izzet Boilerworks
1 Boros Garrison
3 Plains
5 Mountain
5 Island

mentionable s/b
1 leap of flame
1 fiery Conclusion
1 Withstand
2 Skyrider Trianee

Top 8 Quater final vs Bussh

Bussh memainkan G-W-B deck dengan kualitas creature medicore.

Game 1. Dengan Golgari Browscale dan token dan fist of iron wood Bussh memulai offence, namun dengan 1 steamcord wierd saya membuat board stall. Setelah beberapa turn saya menstall board sampai saya menemukan sandsower, goblin flectomancer dan centaur safeguard. Setelah Sandsower aktif Bussh lebih sulit lagi memasukan damage. Salah satu turn Bussh menyerang dengan brownscale yang saya block dengan steamcord, dengan gather courage dia mencoba untuk membunuh 1 creature, namun saya siap dengan peel for reality. Turn berikutnya saya mendapat flight of fancy yang saya enchant ke centaur safeguard. Centaur Safeguard memasukan damage, Bussh mencoba men-dredge Stinkweed imp, namun sandsower saya men-tap blocker flyer dia. Bushh mencoba last gasp, namun saya men-sack flectomancer ke stinkweed imp-nya. Bussh mencoba mengcast blocker dengan stinkweed imp dan courier hawk, namun dengan sandsower dan repeal membuat centaur safeguard memasukan damage yang di butuhkan.

Game 2. Bussh memulai agak lambat, hammerfist giant pun turun untuk membuat board position baik untuk saya. Dengan peel for reality, electrolyze, repeal saya membuat hammerfist giant saya memasukan 15 damage. 5 Damage sisa saya finish dengan steamcord wierd dan char.

Top 8 Semi Final vs Nuriz

Nuriz Also Play G-W-B deck.

Game 1. Nuriz deck menggunakan carven caryatid,blind hunter dan shrieking grosteque. Dengan kombinasi steamcord wierd dan peel for reality sangat sulit Nuriz untuk mengembangkan permainan. Gruul nodorog mengancam memasukan damage namun Hammefist giant telah siap menunggu. Sunstiker's will di gruul nodorog mencoba menstabilkan board namun Char berhasil membuka jalan.

Game 2. Nuriz stuck di 3 land dan 1 Vitu ghazi, namun hand saya adalah 2 bounce spell dan 1 steamcord wierd yang juga tidak bisa bermain aggro. Setelah turn ke 8 blind hunter turun untuk Nuriz dan Steamcord Wierd pun mendapatkan target. Dengan Carven Caryatid dan sunstriker will Nuriz menstabilkan board. Namun repeal dan peel to reality membuat saya memasukan damage dengan hammerfist giant.

Top 8 Final vs Joey

Wow, we play the first round and the last round of the GPT. Must be a repetitive coincidence.

Joey mempunyai deck (R-U-B) Dimir + Izzet yang sedikit mirip dengan Boros + Izzet saya, dia mendapat Black untuk removal sedangkan saya mendapat white untuk creature dan devouring light.

Game 1. Sell sword brute dan wee dragonauts dari Joey memulai memasukan damage. Di 5 mana saya drop sell sword brute saya sendiri. Joey mencoba galvanic arc ke sell sword brute yang saya sambut dengan peel for reality. Turn berikutnya saya drop kembali sell sword brute. Joey kembali mencoba galvanic arc no 2 ke wee dragonnautnya yang kembali saya sambut dengan peel for reality. Steamcord wierd, sandsower dan goblin flectomancer menstabilkan board dengan snapping drake dan wee dragonauts di pihak Joey. Statis Cell mengunci snapping drake namun douse in gloom ke goblin flectomancer membuat saya memaksa sack flectomancer untuk redirect ke snapping drake (tidak ada mana untuk memindahkan statis cell). Living Inferno pun berhasil turun dan mengancam menghabisi board Joey. Joey menambah Izzet chronarch untuk douse in gloom yang berarti Living inferno tak dapat membunuh wee dragonaut tanpa korban. Living inferno memakan izzet chronarch yang membuat wee dragonauts dapat memukul turn ini saat life saya tinggal sedikit, namun Devouring light berhasil membunuhnya. Orge Savant dari Joey mencoba menunda, namun Living Inferno 1 per 1 berhasil membunuh creature Joey. Setelah board clear, living inferno menyerang dan menyelesaikan game.

(what a though game)

Game 2 merupakan kebalikannya, Joey mengkeep hand dengan 2 island dan drift of phantasm dan tidak menemukan land ke 3 untuk beberapa turn. Sell sword brute dan sandsower terus mengurangi life Joey. Pada Saat Joey menemukan land ke 3 (masih island) Drift of phantasm pun turn, yang saya sambut dengan repeal. Turn berikutnya saya transmute drift of phanstasm saya sendiri untuk char dan Joey pun concede.

charinferno

Wow, kemenangan GPT setelah kalah di 2 round pertama di GPT. Sangat merupakan keajaiban, padahal saya sempat berpikir untuk drop saat round 2 setelah kalah 2 kali. Mungkin ini suatu pelajaran untuk saya sendiri untuk tidak menyerah bila masih ada kesempatan untuk lolos dari lubang jarum. :p

Additional, Tournament reports summary sebagai berikut.

Tournament Summary for Event 06-03-1018084 3/29/2006 9:27:52 AM

GPT KL 1 Jkt
Tournament Staff:

Head Judge Marco Maruto
Organizer Marco Maruto
Judge Yoel Gennedy
Judge Willy Lawy

Number of rounds completed: 5

Final result:
=============
1 Bernhard Hendrawan
2 Yohannes P Siagian
3 Nuriz Zaman
4 Arie Fachrisal
5 Bushh Bonaldy
6 Taufik R Indrakesuma
7 Ricky Arifin
8 arief zackiardi

The final was a single-elimination with 8 players
Swiss Top 8:
============
<-----Tiebreakers----->
Match P-Game Game Oppon. Awrd
No Name Points Win % Win % Win % No.1 1-8 Byes

1 15 Yohannes P Siagian 13 58.6667 75.0000 60.5584 - 4
2 4 Bushh Bonaldy 10 54.6667 70.0000 51.9048 + 2
3 2 Nuriz Zaman 10 49.3333 66.6667 47.5108 + 1
4 12 Taufik R Indrakesuma 10 44.0000 66.6667 44.8442 - 1
5 10 Arie Fachrisal 10 41.3333 70.0000 43.8312 - 1
6 3 Ricky Arifin 9 56.0000 71.4286 55.1111 + 2
7 6 Bernhard Hendrawan 9 45.3333 58.3333 44.1775 + 1
8 8 arief zackiardi 9 38.6667 63.6364 40.0505 - 0

Byes:
=====
Round 4: 1 Dion Prabu
Round 5: 13 Christian Kusuma Jaya

Drop-outs
=========
After round 3: 7 Ulesius Antonius Taroreh

Player Summary:
===============
Enrolled 19
Deleted 1
Drop-outs/Removed/Cut 1
Played the last round 17

Wrap up : Tournament yang baik dan disiplin, terutama pada saat top 8 booster draft, membuat para pemain Jakarta terlatih untuk bermain di high level tournament. Namun ada beberapa complain tentang pemain yang sengaja 'stalling' sehingga semua match-nya hanya 1-0 (atau draw), namun saya tidak memperhatikannya karena saya sibuk dengan game saya sendiri, mungkin dapat menjadi masukan judges untuk major selanjutnya.

Terima kasih untuk semuanya dan Sampai bertemu di Major tournament berikutnya.

Written By

 

Bern

 

Discuss the Article Here